Review : SUICOM SH-136 VHF FM Transceiver Februari 17, 2009
Posted by indrajayadpj in Digital.trackback
Sebuah HT produksi Suicom tahun 2008 buatan negara China akan coba saya bahas pada kesempatan ini berdasarkan pengalaman pribadi. Adapun fitur utama yang terdapat pada produk ini adalah Sound Reminding, 99 Memory Channel, LCD Apheliotropic Lights, Multi Function, Power Saving Function, DC In. Berikut Spesifikasi teknisnya :
Frequency Range : 136.000 – 174.000 MHz
Modulation Mode : FM
Operating Voltage : DC 7.2 Volt (Battery or Power Supply)
Memory Channel : 99 channels
Antenna Disposition : Inductively loaded antenna
Antenna Impedance : 50 Ω
Working Manner : Simplex and Duplex
Dimention : 80 x 50 x 28 mm
Output Power : 4 watt (High), 0,5 (Low)
Frequency Deviation : ± 5 KHz
Squelch Sensitivity : < 0.2 µ V
Website : www.suicom.net
Menggunakan HT ini saya jadi teringat HT legendaris yang saya gunakan di tahun 90 an dulu, adalah ICOM IC-2N. Menggunakan antenna Ringgo, power supply 3 A, handle mic rakitan, kabel coaxcial Belden RG-8 sepanjang 10 m. Duh, minim banget ya? soalnya masih sekolah, yang mana uang masih nodong sama orang tua hihihihi. Dengan perangkat tersebut udah bisa berkomunikasi dengan banyak teman di seputaran Samarinda, Kutai Kartanegara dan lainnya. That’s Ok. Back to our topic Suicom SH-136. Di tahun 2009 ini masih menggunakan power supply dan kabel coaxcial yang sama, tetapi sekarang menggunakan antenna arah jenis Yagi Hustler dinaikkan hanya 1 pipa ledeng dari tanah.
Equipment
Di dalam boks terdapat perlengkapan seperti : handy talky, desktop battery charger, Li-Ion battery, antenna, belt clamp, user manual.
RF Power
HT ini memiliki range daya sekitar 0,5 – 4 watt pada masing-masing frequency, disesuaikan posisi match yang dikehendaki. Lumayan buat ber-QSO dengan teman-teman di Samarinda dan sekitarnya. Cuman kalah waktu ditembus teman yang pake Rig. Ya iyalah, secara Rig punya power yang lebih gede. Hiks.
Frequency Range
Dengan range frekuensi dari 136 – 174 MHz, memungkinkan pengguna untuk monitor dan transmit di banyak tempat, alias lari sana lari sini. Lumayan bisa monitor beberapa station LSM, perusahaan swasta, lembaga pemerintahan dan organisasi lainnya.
Sensitivity & Selectivity
Di rumah HT ini saya gunakan sebagai based station dengan menggunakan antenna luar berbeda performance dalam hal sensitivitas dan selectivitas dibandingkan sebuah Rig. Hal ini wajar karena memang peruntukan HT adalah di lapangan bukan untuk based station.
Memory
Memory dari Suicom SH-136 ini mampu menyimpan frekuensi sampai dengan 99 channel dengan bentuk numeric seperti CH-01 sampai 99 atau tampilan dari angka frekuensi yang disimpan.
Dimention
Mempunyai bentuk fisik yang cukup nyaman digenggam di tangan, dengan ukuran 80 x 50 x 28 mm. Tampak depan terdapat LCD, tombol function, speaker, exit, dan tombol multi fungsi lainnya. Tampak samping kiri terdapat tombol PTT, squelch dan lampu. Tampak samping kiri terdapat lubang untuk colokan speaker, mic dan DC in. Tampak belakang tempat batere, terdapat konektor batere. Tampak atas terdapat colokan antenna, LED indikator dan volume yang juga berfungsi untuk menghidupkan dan mematikan HT ini.
Baterry
HT ini menggunakan jenis batere Li-Ion dengan tegangan 7.2 volt dan arus 1200 mA. Dalam kondisi baru jika digunakan secara aktif transmit dan receive, dapat bertahan sekitar 8 jam. Tetapi jika banyak standby, bisa bertahan sekitar 2 hari lebih.
Conclusion
Selama menggunakan HT ini tidak ditemui masalah yang berarti. Cukup memuaskan. Seperti kata pepatah, tak ada gading yang tak retak, ada rupa ada harga. Dengan harga dibawah 1 juta cocok bagi user yang punya budget kecil tapi butuh perangkat komunikasi yang efektif dan efisien. Kelebihan dari perangkat ini menurut saya seperti adanya DC In (memungkinkan user untuk nge-break lama dengan menggunakan power supply), kemudian batere yang awet, serta kualitas audio yang cukup jelas dan nyaman dalam monitoring. Adapun kekurangannya adalah tampilan LCD yang terlalu sederhana, seperti tidak adanya indikator signal (tidak bisa mengetahui report signal), tidak ada indikator batere, tidak bisa save frekuensi dalam bentuk nama/huruf, dan background LCD yang kotak-kotak, serta RF output yang kecil.
Suicom SH-136 itu berapa harganya Brur?
di samarinda sekitar 700rb
bro, apa ngga ada mslh kalo kita pakai HT Suicom, kira2 berapa KM pancaran nya ?
masalah apa nih? kualitas ato legalitas? kalo kualitas saya bilang cukup. dengan harga dibawah 1 jt bisa dapat ht baru dengan fitur yg lumayan. klo produk branded tentunya lebih mahal lagi. untuk legalitas sebaiknya ikut organisasi seperti RAPI atau ORARI.
waktu saya coba, dengan antenna standard 5 km masih bisa dimonitor. jauh tidaknya pancaran tergantung juga dari kualitas radio dan antenna si penerima. setidaknya dengan menggunakan radio jenis rig dan ketinggian 1 pipa akan terdengar dengan jelas.
Met mlm bro. Aku mo tanya lg nih. Aku mo beli HT suicom. Menurut bro bagus suicom SH 176 atau SH 136, dan masing2 berawa watt ? Thank ya bro atas bantuan nya.
untuk sh-176 saya belum coba, website nya pun minim sekali infonya (www.suicom.net). sh-136 outputnya 4 watt. untuk merek china lainnya bisa pilih weierwei.
mas dengan range frekwensi 136-174 Mhz apakah bisa meneerima Range 135,000 MHz atau tidak
Sesuai dgn spek yg tertulis, range paling bwh 136 mhz, jdi tdk bisa maen di 135 mhz.
Sorry mau nanya aku pny suicom SH 176 aku ga tau cara cari tone n duplex plusnya gimana sich,mohon petunjuk ya, thanks ya
di manual-nya kan ada bos? klo bingung ntar aku bantu lagi, sambil aku cari manual book-nya.
mas gimana daya tahan HT cina suicom yg kecil ini saya sangat tertarik apa bisa untuk repeater open dengan tone 88,5 dan bahan plastik setelah dipakai apa ngak mudah pecah seperti yg suicom model lama maklum buat dagang dibawa pegawe kepasar
repeater open setahu saya bisa, kan ada setting tone-nya di manual. soal body asal ngga dibanting hehehehe. Dibuat dari plastik yg cukup kuat untuk penggunaan harian. Saya liat satpam di mall banyak pake ht jenis ini. Awet aja kok.
mas klo yaesu gmn, bisa pkai antene rig ta?
maksudnya mau pake antenna outdoor jenis vertical (Hy-gain, ringgo, dll), horizontal (yagi dll) ?
bisa sekali, anda beli dua jenis connector :
1. SMA-M TO BNC-F
2. PL-F TO BNC-M
weirwei ma suicom kira2 lmyan yg mn?
menurut yg saya baca dari artikel2 di internet, dua merek tsb satu pabrik. Jadi desain, software dan lainnya sama aja.
saya juga butuh nigh……dimana alamat yg bisa di hub saya di mks bisa ngga ?
mks maksudnya Makassar? ngga tau tempatnya, bukan orang sana hehehehe
coba cari toko2 elektronik yang jualan part/service radio, biasanya ada jual rakom juga
Mas Klu di Samarinda toko yang murah untuk beli HT di mana,klu aming kan harganya bisa mahal banget??
coba ke king electronic di citra niaga, biasanya masih bisa nego
mas maaf nih aku pake suicom sh 430 cuma gak bisa cari frequncy manual yang keluar ch-01 s/d ch 30 gimana caranya supaya bisa cari frequency manual makasih bro
HT dibuat untuk station bergerak, bukan untuk station tetap. kecuali dalam keadaan darurat, terutama darurat dompet dan siap-siap menghadapi gangguan sinyal alam. trimz
setuju bos
mo tnya jenis antena vertical yang bagus nerima dan ngirim panacaran sinyal antena vertikal apa sich namanya, tks
Setahu saya di toko2 radio komunikasi, ada beberapa jenis seperti Kunci/Peniti, Dipole, Ground Plane, Ring O, Collinear Hy Gain. Saya sendiri pake yg Collinear karena gain-nya tinggi dan harga terjangkau. Jadi pilih yang power gain-nya di atas 5 dBi. Semakin tinggi semakin bagus. Untuk merek bermacam-macam seperti Diamond, Hustler, Sierra dll.